Senin, 12 November 2012

Makalah




KELOMPOK SOSIAL
Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas TIK
Kelas XI semester 1


Disusun oleh :
Nama     : Sri utari
Kelas     : XI IPS 3
                               No          : 25
SMA N 2 UNGARAN
2012/2013


KATA PENGANTAR

       Puji syukur kami panjatkan pada kehadirat ALLAH SWT yang telah memberikan rahmat hidayah serta karunia-NYA sehingga kami berhasil menyelesaikan tugas makalah sosiologi yang berjudul “KELOMPOK SOSIAL” guna memenuhi tugas TIK.
          Kami menyadari bahwa makalah yang kami selesaikan ini masih jauh dari kesempurnaan ,oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran dari semua kalangan yang bersifat membangun guna kesempurnaan makalah kami selanjutnya.
          Akhir kata, kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Serta kami berharap agar makalah ini dapat bermanfaat bagi semua kalangan.
Amin

Ungaran, 27 september 2012

PENYUSUN






                           ii



DAFTAR ISI
 Kata Pengantar                                                               ii
Daftar isi                                                                       iii
BAB I Pendahuluan
          Latar belakang, rumusan masalah, tujuan                 1
BAB II Pembahasan
          Pengertian kelompok social, ciri-ciri kelompok social   2
          Dasar pembentukan kelompok social                        3
          Klasifikasi kelompok social                                    3
BAB IV Penutup
          Kesimpulan, saran                                                   9
          Daftar pustaka                                                    10

         











BAB I

PENDAHULUAN
A.  Latar belakang
Sebagai makhluk sosial kita pasti melakukan bahkan membutuhkan interaksi sosial dengan orang lain karena dalam kehidupan ini mustahil kita bisa hidup sendiri tanpa bantuan dari orang lain. Dalam interaksi yang terjadi dikalangan masyarakat tersebut secara sengaja maupun tidak sengaja  maka akan membentuk kelompok sosial mulai dari kelompok sosial yang terkecil yaitu keluarga sampai dengan kelompok sosial yang sangat kompleks. Kelompok sosial itu terbentuk karena adanya kesamaan kepentingan, sejumlah tujuan, serta untuk memenuhi peran sosial yang kita terima sebagai anggota masyarakat. Kelompok memainkan peran yang sangat penting dalam struktur social .
B.  Rumusan masalah
1.     Apa pengertian kelompok social ?
2.    Apa ciri-ciri kelompok social ?
3.    Apa sajakah dasar pembentukan kelompok social ?
4.    Apa sajakah dan jelaskan klasifikasi kelompok social !

C.Tujuan
 1. Mengetahui pengertian kelompok social
 2. Mengetahui ciri-ciri kelompok social
 3. Mengetahui dasar pembentukan kelompok social
 4. Mengetahui klasifikasi kelompok social

1



BAB II

PEMBAHASAN

A.Pengertian kelompok social


https://www.google.co.id/search?q=gambar+kelompok+sosial&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla
Menurut beberapa tokoh
a.    Paul B. Horton dan Chester L. Hunt (1999) mengartikan kelompok social sebagai kumpulan manusia yang memiliki kesadaran akan keanggotaannya yang saling berinteraksi.
b.    Soerjono Soekanto (1990) mengartikan bahwa kelompok social adalah himpunan atau kesatuan-kesatuan manusia yang hidup bersama karena adanya hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi.
c.    Hendro Puspito (1969) mengartikan kelompok social sebagai suatu kumpulan nyata, teratur dan tetap dari individu-individu yan melaksanakan perannya secara berkaitan guna mencapai tujuan bersama.

B.Ciri-ciri kelompok social

a.    Merupakan kesatuan yang nyata dan dapat dibedakan dari kelompok atau kesatuan manusia yang lain.
b.    Memiliki norma-norma yang mengatur hubungan di antara para anggotanya.
c.    Memiliki kepetingan bersama.
2





C.  Dasar pembentukan kelompok social

1.     Factor kepentingan yang sama (common interest)
Adanya kepentingan yang sama dapat mendorong sekelompok untuk membentuk sebuah kelompok social.

2.    Factor darah dan keturunan yang sama (common ancestry)
Keturunan yang sama sejak zaman dahulu merupakan dasar persatuan dan tali persaudaraan yang terkuat bagi umat manusia. Berdasarkan keturunan yang sama, individu-individu yang tinggal dalam suatu masyarakat yang merasa memiliki latar belakang suku bangsa yang sama.

3.    Factor geografis
Adanya jarak yang dekat menjadikan individu-individu dapat saling berinteraksi, melakukan kontak fisik, dan mengadakan interaksi social sehingga tercipta sebuah kelompok social.

4.    Faktor daerah asal yang sama
Kesamaan daerah asal terkadang dipakai sebagai dasar bagi pembentukan kelompok social.

D.  Klasifikasi kelompok social
1.     Klasifikasi menurut cara terbentuknya
a.    Kelompok semu
Kelompok semu timbul di tengah-tengah pergaulan hidup manusia, bersifat sementara, tidak mempunyai kemungkinan membentuk tradisi ataupun ikatan sebagai anggota.
                                                                              3       

 Kelompok semu tidak memiliki aturan-aturan sebagai pengendali.

Berikut adalah ciri-ciri kelompok semu.
1.     Tidak direncanakan, terjadinya tidak disengaja,sangat mendadak.
2.    Tidak terorganisir dalam suatu wadah tertentu.
3.    Kehadirannya tidak konstan.

Atas dasar ciri-ciri tersebut kelompok semu dapat dibedakan menjadi kerumunan , massa, dan public.
·         Kerumunan (crowd)
Terbagi menjadi beberapa bemtuk yaitu: formal audience(pendengar setia), planned expressive group,inconvenient causal crowd,panic causal crowds, spectator causal crowds, acting lawless crowds,immoral lawless crowds.
·         Massa atau mass
Merupakan kelompok semu yang memiliki cirri-ciri hamper sama dengan kerumunan.
·         Public
Sebagai kelompok semu mempunyai ciri-ciri terbentuknya yang hamper sama dengan massa.



                                                                                                4       
b.    Kelompok nyata
https://www.google.co.id/search?q=gambar+kelompok+sosial&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla
                Kelompok nyata mempunyai beberapa cirri khusus yang                                                                                                     membedakannya dari kelompok semu.
Kelompok nyata terbagi dalam beberapa bentuk,yaitu:
1.     Kelompok statistic atau statistical group
Memiliki ciri-ciri:
Ø  Tidak direncanakan, tidak disengaja,sudah terbentuk dengan sendirinya.
Ø  Tidak terhimpun dan tidak terorganisir dalam suatu wadah tertentu.
Ø  Kehadirannya konstan.
2.    Kelompok societa atau societal group (kelompok kemasyarakatan)
Memiliki ciri-ciri:
Ø  Tidak direncanakan, tidak disengaja, terbentuk dengan sendirinya.
Ø  Kemungkinan terjadi kesadaran kelompok
Ø  Kehadirannya konstan.
3.    Kelompok social atau social group
                                                                         5
4.    Kelompok asosiasi atau associational group https://www.google.co.id/search?q=gambar+kelompok+sosial&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla

Memiliki ciri-ciri:
Ø  Direncanakan atau sengaja dibentuk.
Ø  Ada kesadaran kelompok yang kuat.
Ø  Kehadirannya konstan.
2.    Klasifikasi menurut erat longgarnya ikatan antar anggota
Klasifikasi menurut erat longgarnya ikatan antar anggota dapat dibedakan menjadi gemeinscaft dan gesellschaft.
a.    Gemeinscaft (paguyuban)
Genmeinscaft (paguyuban) merupakan kelompok ssosial yang anggota-anggotanya memiliki ikatan batin yang murni,bersifat alamiah dan kekal.
b.    Gesellscaft (patembayan)
Gesellscaft (patembayan) merupakan ikatan lahir yang bersifat pokok untuk waktu yang pendek, strukturnya bersifat mekanis dan bersifat sebagai suatu bentuk dalam pikiran belaka.
                                                                              6
                                                          
3.    Klasifikasi menurut kualitas hubungan antar anggota
a.    Kelompok primer
Kelompok primer merupakan suatu kelompok yang hubungan antar anggotanya saling mengenal dan bersifat informal. Contoh: keluarga, sahabat.
b.    Kelompok sekunder
Kelompok sekunder merupakan suatu kelompok yang hubungan antar anggotanya bersifat formal, impersonal, dan didasarkan pada asas manfaat. Contoh: ikatan sarjana sosiologi Indonesia.
4.    Klasifikasi menurut pencapaian tujuan
Klasifikasi ini deibedakan menjadi kelompok formal dan informal.
a.    Kelompok formal
Kelompok yang memiliki peraturan-peraturan yang tegas dan dengan sengaja dibuat. Contohnya; partai politik.
b.    Kelompok informal
Kelompok yang terbentuk karena pertemuan-pertemuan yang berulang dan merasa memiliki kepentingan yang sama. Contoh: kelompok peretemanan.
5.    Klasifikasi menurut pendapat merton
Menurut Robert k. merton, keanggotaan dalam suatu kelompok tidak berarti seseorang akan menjadikan kelompoknya sebagai acuan bagi cara bersikap, cara menilai , atau cara bertindak.
Dibedakan menjadi dua yaitu: membership group dan reference group.
                                                                                   7       
6.    Klasifikasi menurut sudut pandang individu
Klasifikasi ini dibedakan menjadi :
a.    In group (kelompok sendiri)
b.    Out group (kelompok luar)






















                                                              8
BAB III

PENUTUP
A. Kesimpulan
            Menurut bahasa kelompok sosial berasal dari bahasa Inggris, yaitu " Sosial " yang berarti sosial/kemasyarakatan dan " group " yang berarti kelompok/golongan. Sedangkan menurut istilah kelompok sosial yaitu sejumlah orang yang memiliki norma-norma, nilai-nilai, serta harapan yang sama, yang secara sengaja dan teratur saling berinteraksi dan mempunyai kesadaran diri sebagai anggota kelompok yang diakui oleh pihak luar.
            Jadi, Kelompok sosial itu bisa terbentuk apabila mereka memiliki kesamaan kepentingan, tujuan, serta untuk memenuhi peran sosial, karena kelompok sosialyang ada dalam masyarakat memainkan peran yang sangat penting dalam struktur sosial.

B. Saran
            Dalam penyelesaian makalah ini kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kami sangat mengharapkan kritik serta saran dari semua pihak demi kesempurnaan makalah ini.

DAFTAR PUSTAKA
Horton, Paul B. dan Hunt, Chester L. 1999. Sosiologi jilid 1.Edisi keenam. Jakarta : Penerbit Erlangga


Sumber: https://www.google.co.id/search?q=gambar+kelompok+sosial&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla


2 komentar: