KELOMPOK
SOSIAL
Makalah
ini dibuat untuk memenuhi tugas TIK
Kelas XI
semester 1
Disusun
oleh :
Nama : Sri utari
Kelas : XI IPS 3
No : 25
SMA N 2
UNGARAN
2012/2013
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan pada kehadirat ALLAH SWT yang telah
memberikan rahmat hidayah serta karunia-NYA sehingga kami berhasil
menyelesaikan tugas makalah sosiologi yang berjudul “KELOMPOK SOSIAL” guna
memenuhi tugas TIK.
Kami menyadari bahwa makalah yang kami
selesaikan ini masih jauh dari kesempurnaan ,oleh karena itu kami
mengharapkan kritik dan saran dari semua kalangan yang bersifat membangun guna
kesempurnaan makalah kami selanjutnya.
Akhir
kata, kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta
dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Serta kami berharap agar
makalah ini dapat bermanfaat bagi semua kalangan.
Amin
Ungaran, 27 september 2012
PENYUSUN
ii
DAFTAR
ISI
Kata
Pengantar ii
Daftar isi iii
BAB I Pendahuluan
Latar belakang, rumusan masalah, tujuan
1
BAB II Pembahasan
Pengertian kelompok social, ciri-ciri kelompok social 2
Dasar pembentukan kelompok social 3
Klasifikasi kelompok social
3
BAB IV Penutup
Kesimpulan, saran 9
Daftar pustaka 10
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
belakang
Sebagai makhluk sosial
kita pasti melakukan bahkan membutuhkan interaksi sosial dengan orang lain
karena dalam kehidupan ini mustahil kita bisa hidup sendiri tanpa bantuan dari
orang lain. Dalam interaksi yang terjadi dikalangan masyarakat tersebut secara
sengaja maupun tidak sengaja maka akan membentuk kelompok sosial mulai
dari kelompok sosial yang terkecil yaitu keluarga sampai dengan kelompok sosial
yang sangat kompleks. Kelompok sosial itu terbentuk karena adanya kesamaan
kepentingan, sejumlah tujuan, serta untuk memenuhi peran sosial yang kita
terima sebagai anggota masyarakat. Kelompok memainkan peran yang sangat penting
dalam struktur social .
B.
Rumusan masalah
1. Apa pengertian
kelompok social ?
2. Apa ciri-ciri
kelompok social ?
3. Apa sajakah dasar
pembentukan kelompok social ?
4. Apa sajakah dan
jelaskan klasifikasi kelompok social !
C.Tujuan
1. Mengetahui
pengertian kelompok social
2. Mengetahui ciri-ciri kelompok social
3. Mengetahui dasar pembentukan kelompok
social
4. Mengetahui klasifikasi kelompok social
1
BAB II
PEMBAHASAN
A.Pengertian kelompok social
https://www.google.co.id/search?q=gambar+kelompok+sosial&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla
Menurut beberapa
tokoh
a. Paul B. Horton dan
Chester L. Hunt (1999) mengartikan kelompok social sebagai kumpulan manusia
yang memiliki kesadaran akan keanggotaannya yang saling berinteraksi.
b. Soerjono Soekanto
(1990) mengartikan bahwa kelompok social adalah himpunan atau kesatuan-kesatuan
manusia yang hidup bersama karena adanya hubungan timbal balik dan saling
mempengaruhi.
c. Hendro Puspito (1969)
mengartikan kelompok social sebagai suatu kumpulan nyata, teratur dan tetap
dari individu-individu yan melaksanakan perannya secara berkaitan guna mencapai
tujuan bersama.
B.Ciri-ciri kelompok social
a. Merupakan kesatuan
yang nyata dan dapat dibedakan dari kelompok atau kesatuan manusia yang lain.
b. Memiliki norma-norma
yang mengatur hubungan di antara para anggotanya.
c. Memiliki kepetingan
bersama.
2
C. Dasar pembentukan kelompok social
1. Factor kepentingan
yang sama (common interest)
Adanya kepentingan
yang sama dapat mendorong sekelompok untuk membentuk sebuah kelompok social.
2. Factor darah dan
keturunan yang sama (common ancestry)
Keturunan yang sama
sejak zaman dahulu merupakan dasar persatuan dan tali persaudaraan yang terkuat
bagi umat manusia. Berdasarkan keturunan yang sama, individu-individu yang
tinggal dalam suatu masyarakat yang merasa memiliki latar belakang suku bangsa
yang sama.
3. Factor geografis
Adanya jarak yang
dekat menjadikan individu-individu dapat saling berinteraksi, melakukan kontak
fisik, dan mengadakan interaksi social sehingga tercipta sebuah kelompok
social.
4. Faktor daerah asal
yang sama
Kesamaan daerah asal
terkadang dipakai sebagai dasar bagi pembentukan kelompok social.
D. Klasifikasi
kelompok social
1. Klasifikasi menurut cara terbentuknya
a. Kelompok semu
Kelompok semu
timbul di tengah-tengah pergaulan hidup manusia, bersifat sementara, tidak
mempunyai kemungkinan membentuk tradisi ataupun ikatan sebagai anggota.
3
Kelompok semu tidak memiliki aturan-aturan
sebagai pengendali.
Berikut
adalah ciri-ciri kelompok semu.
1. Tidak direncanakan, terjadinya tidak
disengaja,sangat mendadak.
2. Tidak terorganisir dalam suatu wadah
tertentu.
3. Kehadirannya tidak konstan.
Atas dasar ciri-ciri tersebut kelompok semu
dapat dibedakan menjadi kerumunan , massa, dan public.
·
Kerumunan
(crowd)
Terbagi
menjadi beberapa bemtuk yaitu: formal audience(pendengar setia), planned
expressive group,inconvenient causal crowd,panic causal crowds, spectator
causal crowds, acting lawless crowds,immoral lawless crowds.
·
Massa
atau mass
Merupakan
kelompok semu yang memiliki cirri-ciri hamper sama dengan kerumunan.
·
Public
Sebagai
kelompok semu mempunyai ciri-ciri terbentuknya yang hamper sama dengan massa.
4
b. Kelompok nyata
https://www.google.co.id/search?q=gambar+kelompok+sosial&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla
Kelompok nyata mempunyai
beberapa cirri khusus yang membedakannya dari kelompok semu.
Kelompok
nyata terbagi dalam beberapa bentuk,yaitu:
1. Kelompok statistic atau statistical group
Memiliki
ciri-ciri:
Ø
Tidak
direncanakan, tidak disengaja,sudah terbentuk dengan sendirinya.
Ø
Tidak
terhimpun dan tidak terorganisir dalam suatu wadah tertentu.
Ø
Kehadirannya
konstan.
2. Kelompok societa atau societal group
(kelompok kemasyarakatan)
Memiliki
ciri-ciri:
Ø
Tidak
direncanakan, tidak disengaja, terbentuk dengan sendirinya.
Ø
Kemungkinan
terjadi kesadaran kelompok
Ø
Kehadirannya
konstan.
3. Kelompok social atau social group
5
4. Kelompok asosiasi atau associational group
https://www.google.co.id/search?q=gambar+kelompok+sosial&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla
https://www.google.co.id/search?q=gambar+kelompok+sosial&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla
Memiliki
ciri-ciri:
Ø
Direncanakan
atau sengaja dibentuk.
Ø
Ada
kesadaran kelompok yang kuat.
Ø
Kehadirannya
konstan.
2. Klasifikasi menurut erat longgarnya ikatan antar
anggota
Klasifikasi
menurut erat longgarnya ikatan antar anggota dapat dibedakan menjadi
gemeinscaft dan gesellschaft.
a. Gemeinscaft (paguyuban)
Genmeinscaft
(paguyuban) merupakan kelompok ssosial yang anggota-anggotanya memiliki ikatan
batin yang murni,bersifat alamiah dan kekal.
b. Gesellscaft (patembayan)
Gesellscaft
(patembayan) merupakan ikatan lahir yang bersifat pokok untuk waktu yang
pendek, strukturnya bersifat mekanis dan bersifat sebagai suatu bentuk dalam
pikiran belaka.
6
3. Klasifikasi menurut kualitas hubungan antar
anggota
a. Kelompok primer
Kelompok
primer merupakan suatu kelompok yang hubungan antar anggotanya saling mengenal
dan bersifat informal. Contoh: keluarga, sahabat.
b. Kelompok sekunder
Kelompok
sekunder merupakan suatu kelompok yang hubungan antar anggotanya bersifat
formal, impersonal, dan didasarkan pada asas manfaat. Contoh: ikatan sarjana
sosiologi Indonesia.
4. Klasifikasi menurut pencapaian tujuan
Klasifikasi
ini deibedakan menjadi kelompok formal dan informal.
a. Kelompok formal
Kelompok yang
memiliki peraturan-peraturan yang tegas dan dengan sengaja dibuat. Contohnya;
partai politik.
b. Kelompok informal
Kelompok yang
terbentuk karena pertemuan-pertemuan yang berulang dan merasa memiliki
kepentingan yang sama. Contoh: kelompok peretemanan.
5. Klasifikasi menurut pendapat merton
Menurut
Robert k. merton, keanggotaan dalam suatu kelompok tidak berarti seseorang akan
menjadikan kelompoknya sebagai acuan bagi cara bersikap, cara menilai , atau
cara bertindak.
Dibedakan
menjadi dua yaitu: membership group dan reference group.
7
6. Klasifikasi menurut sudut pandang individu
Klasifikasi
ini dibedakan menjadi :
a. In group (kelompok sendiri)
b. Out group (kelompok luar)
8
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Menurut bahasa kelompok sosial berasal dari bahasa Inggris, yaitu "
Sosial " yang berarti sosial/kemasyarakatan dan " group "
yang berarti kelompok/golongan. Sedangkan menurut istilah kelompok sosial yaitu
sejumlah orang yang memiliki norma-norma, nilai-nilai, serta harapan yang sama,
yang secara sengaja dan teratur saling berinteraksi dan mempunyai kesadaran
diri sebagai anggota kelompok yang diakui oleh pihak luar.
Jadi, Kelompok sosial itu bisa terbentuk apabila mereka memiliki kesamaan
kepentingan, tujuan, serta untuk memenuhi peran sosial, karena kelompok
sosialyang ada dalam masyarakat memainkan peran yang sangat penting dalam
struktur sosial.
B. Saran
Dalam penyelesaian makalah ini kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah
ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kami sangat mengharapkan
kritik serta saran dari semua pihak demi kesempurnaan makalah ini.
DAFTAR PUSTAKA
Horton, Paul
B. dan Hunt, Chester L. 1999. Sosiologi
jilid 1.Edisi keenam. Jakarta : Penerbit Erlangga
Sumber: https://www.google.co.id/search?q=gambar+kelompok+sosial&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla
ciyeee punya blog ciyee.. baguus baguus :D
BalasHapusiyya dongg,. heheh wkwk
BalasHapusmatatihh :p